RESEP CEMILAN SEHAT, TALAM UBI UNGU

RESEP CEMILAN SEHAT, TALAM UBI UNGU

RESEP CEMILAN SEHAT, TALAM UBI UNGU


 

        Salah satu sumber karbohidrat yang hadir di tanah surga, Indonesia adalah ubi jalar. Pangan lokal ini dapat diolah menjadi berbagai macam cemilan sehat seperti berbagai kue tradisional, cupcake, dan masih banyak lagi. Tentu saja sebelum diolah menjadi cemilan sehat, ubi jalar yang masih berbentuk umbi diubah terlebih dahulu bentuknya menjadi tepung.

 

Dalam artikel ini akan dibahas salah satu resep atau cara membuat cemilan sehat yang berbahan dasar tepung ubi jalar. Talam, salah satu kue tradisional Indonesia ini banyak digemari oleh masyarakat khususnya pada saat bulan puasa. Anda pasti sering menjumpai atau bahkan mengkonsumsi talam srikaya, talam pandan, dan talam pisang. Namun, apakah Anda pernah menjumpai talam yang berwarna ungu?

 

Ya, talam yang akan dibahas dalam artikel ini mempunyaiu ciri khas berwarna ungu, karena berbahan dasar tepung ubi ungu. Cara membuatnya seperti apa ya?

 

PERTAMA, Anda perlu menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan terlebih dahulu.

Sebelum masuk ke list bahan kue, yang perlu Anda ingat bahwa adonan kue talam terdiri atas 2 adonan. Untuk adonan yang pertama, Anda membutuhkan:

 

1.      75 gram tepung beras yang dilarutkan dengan 125 ml air,

2.      125 gram gula pasir,

3.      25 gram tepung ubi ungu,

4.      250 ml santan encer,

5.      ½ sdt agar-agar putih,

6.      Dan ½ sdt vanili.

 

Sedangkan, untuk adonan kedua yang Anda butuhkan adalah

 

1.      50 ml air,

2.      3 sdm tepung beras,

3.      2 sdm tepung tapioka,

4.      75 gram gula pasir,

5.      Dan 200 ml santan kental.

 

Jika seluruh bahan telah siap, lakukan langkah-langkah berikut untuk membuat adonan 1. Pertama, Anda harus mencampurkan seluruh bahan dan kemudian aduk hingga rata. Kedua, masukkan adonan (1) ke dalam cetakan curing kecil yang telah diolesi minyak. Ketiga, kukuslah dengan api sedang selama 8 – 10 menit.

 

Sambil menunggu adonan 1 matang, buatlah adonan 2 yaitu dengan cara. Pertama, masak air hingga mendidik. Setelah mendidih, tuangkan air ke tepung beras, aduk rata dan dinginkan sebentar. Ketiga, campurkan dengan tepung tapioka, gula, dan santan, kemudian adur hingga rata. Keempat, saring dan sisihkan adonan.

Jika adonan 1 telah matang, tuang adonan 2 ke dalam adonan 1. Anda tinggal mengukus talam selama + 20 menit. Setelah matang, angkat kemudian dinginkan. Keluarkan kue talam secara perlahan dan WALAAAH, kue talam ubi ungu siap dihidangkan.

 

Ingin mendapatkan informasi mengenai pangan lokal lainnya. Ingin bertanya mengenai resep-resep makanan yang menggugah selera?

  

♥  Yuk join grup diskusi pangan lokal Indonesia dengan klik link dibawah ini

     http://bit.ly/PanganLokalIndonesia atau http://bit.ly/PanganLokalIndo1

 

♣ Atau Anda bisa like dan subscribed fanpage facebook pangan lokal Indonesia dengan klik link berikut http://bit.ly/FanpagePanganLokalIndo

 

-MWA TRAINING & CONSULTING-

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

Ase Seije Seasean... Pangan Lokal Yes... Selengkapnya

-Sardania - PKK Kabupaten Kaur

Papeda + Ika colo-colo Manta.... Selengkapnya

-Canox - Pulau Taliabu

Alhamdulillah, kami dengan adanya pelatihan ini dapat menambah pengetahuan kami khususnya menu B2SA ... Selengkapnya

-Anonim

Sangat berkesan dengan MWA, Tambah banyak inspirasi untuk pengolahan pangan yang ada di daerah Kaur.... Selengkapnya

-Bu Harmili - PKK Kabupaten Kaur

Terima kasih Kepada MWA yang telah memberikan ilmu/materi Distribusi pangan.. Harga pangan dan cadan... Selengkapnya

-Maida dan Yaktiva - Dinas ketahan pangan Kota Pekanbaru

Wawasan dan Inspirasi semakin Terbuka.... Selengkapnya

-Bu Eli - Dinas Ketahanan Pangan Banten

Bersama pangan lokal kita tingkatan aneka ragam pangan lokal MWA.... Selengkapnya

-Supriyanto

Thy so much.... Selengkapnya

-Evi - Bengkulu

ILMU tak berujung.... Selengkapnya

-Alien - Kutai Timur

Melalui MWA, kita jadi melek pangan tingkatkan selalu kerjasama kita.... Selengkapnya

-B.basyin

Pangan Lokal rasa dunia bersama MWA.... Selengkapnya

-Yiyi - KKP PKP

"Jadilah pendekar-pendekar pangan yang tangguh mewujudkan ketahanan pangan yang hakiki dimasing-masi... Selengkapnya

-Jems - DKPPKE TPI

MWA Memang oke, Jadilah yang Terdepan dari Pelatihan Apapun..... Selengkapnya

-Zarda - DKPPKE Kota Tanjung Pinang (Kepri)

MWA OK3... Selengkapnya

-Julaiha - BKP3 Bangka Tengah

Kita tingkatkan Pangan Lokal, Bersama MWA Bogor.... Selengkapnya

-Petrusngo - Dinas Pertanian & Kehutanan Kabupaten Mahakam ulu Provinsi Kaltim

Kita tingkatkan Pangan Lokal, Bersama MWA Bogor.... Selengkapnya

-Petrusngo - Dinas Pertanian & Kehutanan Kabupaten Mahakam ulu Provinsi Kaltim

MWA sangat Menginspirasi untuk sehat dan berbisnis... Selengkapnya

-Kartikawati - PKK KBB PARIGI MOUFONG SULTENG

Alhamdulillah, Berkat mengikuti Bintek B2SA kami memahami bagaimana menyusun menu B2SA.. Jayalah PKK... Selengkapnya

-Asrawan dan Zatma - Rejang Legong

Good job MWA Terima kasih ilmunya.... Selengkapnya

-Eva - DKP Rejang Lebong Bengkulu

Alhamdulillah bisa mengikuti Bimtek di MWA.... Mwa buat kita-kita makin menyenangi Ketahanan Pangan... Selengkapnya

-Miharlin

MWA bikin saya lebih "Melek Pangan". Sukses MWA... Selengkapnya

-Weny Aditya - DKP Kota Sungai Penuh

Terima kasih MWA atas ilmunya. Sukses selalu.... Selengkapnya

-Hamsia - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pulau Taliabu

Ase seije Seasean Pangan Lokal Yes... Selengkapnya

-Ibu Sardania - PKK Kabupaten Kaur

MWA untuk pangan lokal, sukses!!!... Selengkapnya

-Edi - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Teluk Wondama, Papua

Terima kasih kepada MWA yang telah memberikan ilmu / materi distribusi harga pangan dan cadangan pan... Selengkapnya

-Ibu Maida - Dinas Ketahanan Pangan kota Pekan baru

Facebook