Pangan Lokal Penggoyang Lidah, UMBI GANYONG

Pangan Lokal Penggoyang Lidah, UMBI GANYONG

Pangan Lokal Penggoyang Lidah, UMBI GANYONG

Memiliki nama latin Canna edulis, ganyong yang termasuk dalam tanaman umbi-umbian masih tergolong pangan lokal minor yang belum menjadi prioritas di Indonesia. Tidak menutup kemungkinan, Anda sebagai pembaca artikel ini juga masih asing dengan jenis umbi yang bernama “Ganyong” ini.

 

Ganyong banyak ditemukan di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Maluku Tengah. Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa terdapat 80% karbohidrat dan 18% kadar air yang terkandung dalam ganyong.

 

Tahukah Anda ganyong adalah salah satu jenis umbi yang memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah ganyong dapat diolah menjadi tepung sebagai pengganti tepung terigu.

 

“Jadi ganyong bisa menjadi bahan baku aneka kue, kerupuk, mie dan cemilan lainnya?”

Jawabannya adalah satu, Ya.

 

Tepung ganyong sangat baik untuk pertumbuhan anak balita dan juga dapat dikonsumsi oleh bayi samapi orang dewasa. Tepung ganyong mengandung 95 kkal energi, 1 gram protein, 0.1 gram lemak, dan 22.6 gram karbohidrat.

 

Secara tradisional, ganyong biasanya diolah sebagai bahan campuran nasi jagung, menjadi sayur, gaplek, dan mie. Pengolahan lainya, tepung ganyong dapat dijadikan bahan dasar pembuatan klappertaart, bihun, dan bubur bayi.

 

Penasaran dengan cara pengolahannya produknya. Ingin tahu resep-resep olahan ganyong yang menggugah selera? Nanti artikel selanjutnya ya J

 

Tetap stay tune di grup diskusi bit.ly/PanganLokalIndonesia

 

Atau like fanpage kami di bit.ly/FanpagePanganLokalIndo 

 

*Anda juga dapat membagikan artikel ini kepada orang-orang disekitar Anda. Kehebatan ilmu akan terlihat ketika dibagikan kepada yang membutuhkan.*

 

-MWA Training & Consulting-

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Facebook