Labu Kuning, Pangan Lokal Pilihan Konsumen yang Cerdas

Labu Kuning, Pangan Lokal Pilihan Konsumen yang Cerdas

Labu Kuning, Pangan Lokal Pilihan Konsumen yang Cerdas

Apakah Anda mengenal “waluh”?

Bagaimana dengan “Labu Kuning”?

Tahukah Anda jika waluh dan labu kuning adalah satu jenis sayuran yang sama.

 

Lebih dikenal dengan nama “Waluh” di daerah Sunda dan Jawa Tengah, labu kuning menjadi salah satu pangan lokal Indonesia. Pangan yang mempunyai nama latin Curcubita moschata Duch ini mengandung 51 kkal energi, 1.7 gram protein, 0.5 gram lemak, dan 10 gram karbohidrat. Selain itu, labu kuning juga pasti mengandung vitamin dan mineral lain yang tentu bermanfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Labu kuning mengandung 21 mg kalsium, 0.8 mg zat besi, 9 mg vitamin C, dan 8513 IU vitamin A.

 

Kaya akan kandungan gizi, labu kuning mempunyai banyak manfaat. Mulai dari daging buah, biji, daun, hingga airnya. Air buah labu kuning berguna sebagai penawar racun binatang berbisa, sementara bijinya berguna menjadi obat cacing pita. 

 

Daging buah yang berwana kuning atau orange mempunyai kadar beta-karoten yang tinggi. Zat beta-karoten ini berfungsi sebagai penangkal radikal bebas penyebab kanker karena mengandung antioksidan yang kuat, sehingga dapat menjaga kekebalan tubuh dari serangan penyakit. Selain itu, labu kuning juga dapat mengobati hipertensi, menurunkan demam, memperlancar proses pencernaan, dan dapat menjadi makanan alternatif bagi penderita diabetes.

 

Jenis pati dengan gula kompleks yang terdapat dalam labu kuning menjadi keunggulan tersendiri, sehingga bagi Anda penderita diabetes dapat dengan tenang mengonsumsi sayuran ini.

 

Untuk pengolahannya, Anda tidak perlu khawatir. Labu kuning dapat diolah menjadi kolak, sup, cake, hingga talam dan kue lumpur. Seiring teknologi yang semakin canggih, labu kuning dapat diolah menjadi tepung sehingga dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan kue dan biskuit, pengganti tepung terigu.

 

Sangat menarik bukan?

Penasaran dengan resep olahan labu kuning?

Nantikan artikel pangan lokal selanjutnya hanya di grup diskusi “Pangan Lokal Indonesia”

 

Tertarik bergabung dan berdiskusi bersama kami?

Ingin mendapatkan informasi mengenai pangan lokal lainnya. Ingin bertanya mengenai resep-resep makanan yang menggugah selera?

  

Yuk join grup diskusi pangan lokal Indonesia dengan klik link berikut Grup Pangan Lokal Indo 1 atau Grup Pangan Lokal Indo 2

Atau Anda bisa like dan subscribed fanpage facebook pangan lokal Indonesia dengan klik link berikut Fanpage Pangan Lokal

Nikmati olahan-olahan pangan lokal Indonesia bersama orang terdekat Anda dengan membagikan artikel ini. Berbagi itu indah


-MWA TRAINING & CONSULTING-

*Contact Person: (+6285310252992)*

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Facebook