KULAK KULIK TALAS, PANGAN LOKAL PENGGANTI TEPUNG TERIGU

KULAK KULIK TALAS, PANGAN LOKAL PENGGANTI TEPUNG TERIGU

KULAK KULIK TALAS, PANGAN LOKAL PENGGANTI TEPUNG TERIGU

Jika sebelumnya Anda telah disajikan dengan artikel mengenai jagung sebagai pengganti beras. Sekarang, kita beralih ke bangsa umbi-umbian, yaitu TALAS.

Percaya atau tidak, talas dapat menggantikan posisi tepung terigu sebagai bahan dasar pembuatan kue dan sejenisnya.

 

Talas adalah tanaman pangan yang sangat familiar di Indonesia bagian barat, terutama di pulau Jawa. Tanaman ini merupakan salah satu sumber karbohidrat yang kaya akan nutrisi dan memiliki sifat yang mudah dicerna. Umbi yang bernama latin Colocasia esculenta ini mengandung 63-85% air, 108 kkal energi, 1,4 gram protein, dan 0,4 gram lemak.

 

Tahukah Anda, lemak dalam talas lebih sedikit dibandingkan dengan yang terkandung dalam beras dan tepung terigu. Selain itu, talas juga mengandung serat yang baik untuk saluran pencernaan.

 

Sebagai informasi, masyarakat di kepulaua Pasifik dan Hawaii telah menggunakan talas sebagai bahan baku untuk makanan bayi. Ukuran pati talas yang kecil menyebabkan talas lebih mudah dicerna, sehingga dapat dijadikan bahan untuk makanan pendamping ASI (MP-ASI).

Di Indonesia, talas lebih banyak diolah menjadi berbagai macam kudapan. Secara tradisional talas banyak diolah menjadi keripik, getuk, kolak, talas goreng, talas rebus, atau menjadi tambahan dalam sayur. Namun, seiring berkembangnya teknologi kini talas dapat diolah menjadi berbagai macam jenis, seperti roti, cookies, pie, cake, dan lainnya.

M

ungkin, banyak dari Anda mengapa talas dapat diolah menjadi berbagai jenis kue. Talas yang diubah bentuknya menjadi tepung memiliki kandungan pati yang digunakan sebagai pengental produk yang diolah pada suhu tinggi. Tepung talas dapat mempertahankan flavour dan memperpanjang umur simpan produk olahannya.

 

Penasaran dengan cara pengolahannya produknya. Ingin tahu resep-resep olahan talas yang menggugah selera? Nanti artikel selanjutnya ya J

Sssst.. bocoran!!

Artikel selanjutnya akan membahas tentang resep olahan talas.

Jadi, tetap stay tune di grup diskusi bit.ly/PanganLokalIndonesia

 

Atau like fanpage kami di bit.ly/FanpagePanganLokalIndo 

 

Anda juga dapat membagikan artikel ini kepada orang-orang disekitar Anda. Kehebatan ilmu akan terlihat ketika dibagikan kepada yang membutuhkan.

 

-MWA Training & Consulting-

Komentar

Belum Ada Komentar

Testimonial

Ase Seije Seasean... Pangan Lokal Yes... Selengkapnya

-Sardania - PKK Kabupaten Kaur

Papeda + Ika colo-colo Manta.... Selengkapnya

-Canox - Pulau Taliabu

Alhamdulillah, kami dengan adanya pelatihan ini dapat menambah pengetahuan kami khususnya menu B2SA ... Selengkapnya

-Anonim

Sangat berkesan dengan MWA, Tambah banyak inspirasi untuk pengolahan pangan yang ada di daerah Kaur.... Selengkapnya

-Bu Harmili - PKK Kabupaten Kaur

Terima kasih Kepada MWA yang telah memberikan ilmu/materi Distribusi pangan.. Harga pangan dan cadan... Selengkapnya

-Maida dan Yaktiva - Dinas ketahan pangan Kota Pekanbaru

Wawasan dan Inspirasi semakin Terbuka.... Selengkapnya

-Bu Eli - Dinas Ketahanan Pangan Banten

Bersama pangan lokal kita tingkatan aneka ragam pangan lokal MWA.... Selengkapnya

-Supriyanto

Thy so much.... Selengkapnya

-Evi - Bengkulu

ILMU tak berujung.... Selengkapnya

-Alien - Kutai Timur

Melalui MWA, kita jadi melek pangan tingkatkan selalu kerjasama kita.... Selengkapnya

-B.basyin

Pangan Lokal rasa dunia bersama MWA.... Selengkapnya

-Yiyi - KKP PKP

"Jadilah pendekar-pendekar pangan yang tangguh mewujudkan ketahanan pangan yang hakiki dimasing-masi... Selengkapnya

-Jems - DKPPKE TPI

MWA Memang oke, Jadilah yang Terdepan dari Pelatihan Apapun..... Selengkapnya

-Zarda - DKPPKE Kota Tanjung Pinang (Kepri)

MWA OK3... Selengkapnya

-Julaiha - BKP3 Bangka Tengah

Kita tingkatkan Pangan Lokal, Bersama MWA Bogor.... Selengkapnya

-Petrusngo - Dinas Pertanian & Kehutanan Kabupaten Mahakam ulu Provinsi Kaltim

Kita tingkatkan Pangan Lokal, Bersama MWA Bogor.... Selengkapnya

-Petrusngo - Dinas Pertanian & Kehutanan Kabupaten Mahakam ulu Provinsi Kaltim

MWA sangat Menginspirasi untuk sehat dan berbisnis... Selengkapnya

-Kartikawati - PKK KBB PARIGI MOUFONG SULTENG

Alhamdulillah, Berkat mengikuti Bintek B2SA kami memahami bagaimana menyusun menu B2SA.. Jayalah PKK... Selengkapnya

-Asrawan dan Zatma - Rejang Legong

Good job MWA Terima kasih ilmunya.... Selengkapnya

-Eva - DKP Rejang Lebong Bengkulu

Alhamdulillah bisa mengikuti Bimtek di MWA.... Mwa buat kita-kita makin menyenangi Ketahanan Pangan... Selengkapnya

-Miharlin

MWA bikin saya lebih "Melek Pangan". Sukses MWA... Selengkapnya

-Weny Aditya - DKP Kota Sungai Penuh

Terima kasih MWA atas ilmunya. Sukses selalu.... Selengkapnya

-Hamsia - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pulau Taliabu

Ase seije Seasean Pangan Lokal Yes... Selengkapnya

-Ibu Sardania - PKK Kabupaten Kaur

MWA untuk pangan lokal, sukses!!!... Selengkapnya

-Edi - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Teluk Wondama, Papua

Terima kasih kepada MWA yang telah memberikan ilmu / materi distribusi harga pangan dan cadangan pan... Selengkapnya

-Ibu Maida - Dinas Ketahanan Pangan kota Pekan baru

Facebook