Inilah Konsep Baru Pengganti 4 Sehat 5 Sempurna

Inilah Konsep Baru Pengganti 4 Sehat 5 Sempurna

Inilah Konsep Baru Pengganti 4 Sehat 5 Sempurna

Apa yang Anda pikirkan ketika Anda ditanya apa yang dimaksud dengan Empat Sehat Lima Sempurna? Sebagian akan menjawab Empat Sehat Lima Sempurna adalah mengenai makanan pokok, lauk pauk, sayur-mayur, lauk pauk, dan susu. Sebagian yang lain akan menjawab itu merupakan tata cara makan; apa yang harus disediakan dalam satu piring. Semua benar, tapi, tahukah Anda, konsep Empat Sehat Lima Sempurna sudah tidak digunakan lagi. Mengapa?

Jawabannya adalah pertanyaan.

Pertama,

Berapa banyak jumlah makanan yang boleh kita ambil? Untuk nasi misalnya, seberapa banyak nasi yang boleh diambil? Apakah sejumlah porsi warung tegal? Atau sejumlah porsi warung padang dibungkus? Atau sejumlah porsi warung padang makan di tempat? Pertanyaannya, apakah konsep Empat Sehat Lima Sempurna dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas?

Kedua,                                         

Berapa banyak potong tahu yang boleh dimakan oleh balilta usia 4 tahun? Apakah sama dengan banyaknya potong tahu yang boleh dimakan oleh nenek-nenek usia 67 tahun? Apakah sama jumlah wortel yang boleh dimakan oleh remaja putri usia 15 tahun dengan jumlah wortel yang boleh dimakan oleh pria paruh baya usia 49 tahun? Pertanyaannya, apakah konsep Empat Sehat Lima Sempurna dapat menjelaskan berapa banyak  makanan yang boleh dimakan oleh setiap jenis kelamin dan rentang usia?

Ketiga,

Mengapa susu begitu spesial? Lalu, bagaimana dengan teman kita yang alergi dengan protein susu sapi? Apakah dengan demikian mereka yang alergi susu sapi tidak makan dengan sempurna? Bagaimana jika di pasaran harga susu sapi demikian tinggi sehingga tidak terbeli? Apakah dengan demikian masyarakat tidak makan dengan sempurna? Pertanyaannya, lebih jauh lagi? Apakah susu sapi tidak dapat diganti dengan ikan lele—yang sama-sama protein hewani?

Lalu, bagaimana sebaiknya?

Solusinya sederhana. Konsep yang baru harus dapat menjelaskan perbedaan berapa banyak porsi makanan yang boleh dimakan oleh setiap jenis kelamin, setiap usia, dan jika perlu, status kesehatan. Manfaatnya, setiap orang yang dapat berbeda jenis kelamin, usia, dan status kesehatannya dapat mengetahui berapa banyak yang boleh dimakan, dengan kadar kenyang yang dapat bikin sehat.

Nah, konsep itu disebut Gizi Seimbang.

Apa itu Gizi Seimbang? Bagaimana rincinya?

Nantikan di artikel selanjutnya, ya J


Join grup diskusi bit.ly/GiziSeimbangMWA

Atau Anda dapat mengikuti fanpage bit.ly/FanpageGiziSeimbangMWA

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

Ase Seije Seasean... Pangan Lokal Yes... Selengkapnya

-Sardania - PKK Kabupaten Kaur

Papeda + Ika colo-colo Manta.... Selengkapnya

-Canox - Pulau Taliabu

Alhamdulillah, kami dengan adanya pelatihan ini dapat menambah pengetahuan kami khususnya menu B2SA ... Selengkapnya

-Anonim

Sangat berkesan dengan MWA, Tambah banyak inspirasi untuk pengolahan pangan yang ada di daerah Kaur.... Selengkapnya

-Bu Harmili - PKK Kabupaten Kaur

Terima kasih Kepada MWA yang telah memberikan ilmu/materi Distribusi pangan.. Harga pangan dan cadan... Selengkapnya

-Maida dan Yaktiva - Dinas ketahan pangan Kota Pekanbaru

Wawasan dan Inspirasi semakin Terbuka.... Selengkapnya

-Bu Eli - Dinas Ketahanan Pangan Banten

Bersama pangan lokal kita tingkatan aneka ragam pangan lokal MWA.... Selengkapnya

-Supriyanto

Thy so much.... Selengkapnya

-Evi - Bengkulu

ILMU tak berujung.... Selengkapnya

-Alien - Kutai Timur

Melalui MWA, kita jadi melek pangan tingkatkan selalu kerjasama kita.... Selengkapnya

-B.basyin

Pangan Lokal rasa dunia bersama MWA.... Selengkapnya

-Yiyi - KKP PKP

"Jadilah pendekar-pendekar pangan yang tangguh mewujudkan ketahanan pangan yang hakiki dimasing-masi... Selengkapnya

-Jems - DKPPKE TPI

MWA Memang oke, Jadilah yang Terdepan dari Pelatihan Apapun..... Selengkapnya

-Zarda - DKPPKE Kota Tanjung Pinang (Kepri)

MWA OK3... Selengkapnya

-Julaiha - BKP3 Bangka Tengah

Kita tingkatkan Pangan Lokal, Bersama MWA Bogor.... Selengkapnya

-Petrusngo - Dinas Pertanian & Kehutanan Kabupaten Mahakam ulu Provinsi Kaltim

Kita tingkatkan Pangan Lokal, Bersama MWA Bogor.... Selengkapnya

-Petrusngo - Dinas Pertanian & Kehutanan Kabupaten Mahakam ulu Provinsi Kaltim

MWA sangat Menginspirasi untuk sehat dan berbisnis... Selengkapnya

-Kartikawati - PKK KBB PARIGI MOUFONG SULTENG

Alhamdulillah, Berkat mengikuti Bintek B2SA kami memahami bagaimana menyusun menu B2SA.. Jayalah PKK... Selengkapnya

-Asrawan dan Zatma - Rejang Legong

Good job MWA Terima kasih ilmunya.... Selengkapnya

-Eva - DKP Rejang Lebong Bengkulu

Alhamdulillah bisa mengikuti Bimtek di MWA.... Mwa buat kita-kita makin menyenangi Ketahanan Pangan... Selengkapnya

-Miharlin

MWA bikin saya lebih "Melek Pangan". Sukses MWA... Selengkapnya

-Weny Aditya - DKP Kota Sungai Penuh

Terima kasih MWA atas ilmunya. Sukses selalu.... Selengkapnya

-Hamsia - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pulau Taliabu

Ase seije Seasean Pangan Lokal Yes... Selengkapnya

-Ibu Sardania - PKK Kabupaten Kaur

MWA untuk pangan lokal, sukses!!!... Selengkapnya

-Edi - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Teluk Wondama, Papua

Terima kasih kepada MWA yang telah memberikan ilmu / materi distribusi harga pangan dan cadangan pan... Selengkapnya

-Ibu Maida - Dinas Ketahanan Pangan kota Pekan baru

Facebook