Cookies Daun Kelor, Terobosan Baru Cemilan Sayur

Cookies Daun Kelor, Terobosan Baru Cemilan Sayur

Cookies Daun Kelor, Terobosan Baru Cemilan Sayur

img-1507713892.jpg


Menjadi rekomendasi pangan alternatif dan suplemen untuk ibu menyusui dan anak masa pertumbuhan, banyak orang yang mulai memodifikasi daun kelor menjadi berbagai macam produk olahan pangan. Salah satunya adalah MWA Training & Consulting. Daun kelor yang berwarna hijau disulap menjadi cookies dengan rasa yang manis dan menarik untuk dimakan oleh Anda, terutama untuk anak-anak.

 

Selain menjadi salah satu cara alternatif untuk mengajarkan si kecil makan sayur sejak dini. Cookies daun kelor ini juga menganut prinsip pangan lokal loh, bahan dasar tepung yang digunakan adalah tepung singkong modifikasi atau mocaf. Sehingga aman bagi Anda yang mengidap penyakit gluten atau anak penderita Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).

 

Cara membuatnya pun sangat mudah. nda perlu menyiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu, berupa 50 gr margarin, 50 gr butter, 75 gr gula halus, 1 butir kuning telur, ½ sendok teh vanili, ¼ sendok teh garam, 150 gr tepung mocaf, 25 gr susu bubuk, 25 gr maizena, dan 20 gr daun kelor segar. Bahan-bahan ini dapat diolah menjadi 100 keping cookies ya.

 

Nah, selain bahan tentu saja Anda juga perlu menyiapkan alat. Alat yang Anda perlukan untuk membuat cookies ini adalah mixer, baskom, plastik segitiga dan spluit, loyang, dan oven untuk memanggang.

 

Dengan 5 langkah, cookies daun kelor yang menggugah selera akan siap dihidangkan. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengocok margarin, butter, gula, dan garam sampai menjadi lembut. Kemudian masukkan kuning telur dan aduk kembali sampai merata. Langkah kedua adalah menambahkan daun kelor segar ke dalam adonan dan mixer hingga merata. Langkah ketiga, mengayak tepung mocaf, maizena, susu bubuk, vanili, dan bubuk bawang dayak. Selanjutnya, masukkan hasil ayakan ke adonan mentega dan kembali aduk sampai rata. Langkah keempat adalah membentuk adonan dan letakkan adonan yang telah terbentuk di loyang yang telas diolesi mentega. Langkah terakhir, Anda perlu memanggang adonan cookies di oven dengan suhu 1600 C selama ± 30 menit. Tunggulah sampai cookie benar-benar matang.

 

Walaaah, jadilah cookies daun kelor dengan rasa yang menggugah selera.

Selain rasanya yang enak, cookies ini juga kaya akan gizi loh. Dalam 1 porsi penyajian, yaitu 5 keping cookies mengandung 60 kkal energi, 1,2 gr protein, 4,2 gr lemak, dan 19 gr karbohidrat.

Sudah tentu sehat.

 

Nikmati olahan-olahan pangan lokal Indonesia bersama orang terdekat Anda dengan membagikan artikel ini. Berbagi itu indah.

 

Ingin mendapatkan informasi mengenai pangan lokal lainnya. Ingin bertanya mengenai resep-resep makanan yang menggugah selera?

  

Yuk join grup diskusi pangan lokal Indonesia dengan klik link dibawah ini

http://bit.ly/PanganLokalIndonesia atau http://bit.ly/PanganLokalIndo1 

 

Atau Anda bisa like dan subscribed fanpage facebook pangan lokal Indonesia dengan klik link berikut http://bit.ly/FanpagePanganLokalIndo

 

-MWA TRAINING & CONSULTING-

Contact Person: (+6285310252992)

Komentar

Belum Ada Komentar

Testimonial

Ase Seije Seasean... Pangan Lokal Yes... Selengkapnya

-Sardania - PKK Kabupaten Kaur

Papeda + Ika colo-colo Manta.... Selengkapnya

-Canox - Pulau Taliabu

Alhamdulillah, kami dengan adanya pelatihan ini dapat menambah pengetahuan kami khususnya menu B2SA ... Selengkapnya

-Anonim

Sangat berkesan dengan MWA, Tambah banyak inspirasi untuk pengolahan pangan yang ada di daerah Kaur.... Selengkapnya

-Bu Harmili - PKK Kabupaten Kaur

Terima kasih Kepada MWA yang telah memberikan ilmu/materi Distribusi pangan.. Harga pangan dan cadan... Selengkapnya

-Maida dan Yaktiva - Dinas ketahan pangan Kota Pekanbaru

Wawasan dan Inspirasi semakin Terbuka.... Selengkapnya

-Bu Eli - Dinas Ketahanan Pangan Banten

Bersama pangan lokal kita tingkatan aneka ragam pangan lokal MWA.... Selengkapnya

-Supriyanto

Thy so much.... Selengkapnya

-Evi - Bengkulu

ILMU tak berujung.... Selengkapnya

-Alien - Kutai Timur

Melalui MWA, kita jadi melek pangan tingkatkan selalu kerjasama kita.... Selengkapnya

-B.basyin

Pangan Lokal rasa dunia bersama MWA.... Selengkapnya

-Yiyi - KKP PKP

"Jadilah pendekar-pendekar pangan yang tangguh mewujudkan ketahanan pangan yang hakiki dimasing-masi... Selengkapnya

-Jems - DKPPKE TPI

MWA Memang oke, Jadilah yang Terdepan dari Pelatihan Apapun..... Selengkapnya

-Zarda - DKPPKE Kota Tanjung Pinang (Kepri)

MWA OK3... Selengkapnya

-Julaiha - BKP3 Bangka Tengah

Kita tingkatkan Pangan Lokal, Bersama MWA Bogor.... Selengkapnya

-Petrusngo - Dinas Pertanian & Kehutanan Kabupaten Mahakam ulu Provinsi Kaltim

Kita tingkatkan Pangan Lokal, Bersama MWA Bogor.... Selengkapnya

-Petrusngo - Dinas Pertanian & Kehutanan Kabupaten Mahakam ulu Provinsi Kaltim

MWA sangat Menginspirasi untuk sehat dan berbisnis... Selengkapnya

-Kartikawati - PKK KBB PARIGI MOUFONG SULTENG

Alhamdulillah, Berkat mengikuti Bintek B2SA kami memahami bagaimana menyusun menu B2SA.. Jayalah PKK... Selengkapnya

-Asrawan dan Zatma - Rejang Legong

Good job MWA Terima kasih ilmunya.... Selengkapnya

-Eva - DKP Rejang Lebong Bengkulu

Alhamdulillah bisa mengikuti Bimtek di MWA.... Mwa buat kita-kita makin menyenangi Ketahanan Pangan... Selengkapnya

-Miharlin

MWA bikin saya lebih "Melek Pangan". Sukses MWA... Selengkapnya

-Weny Aditya - DKP Kota Sungai Penuh

Terima kasih MWA atas ilmunya. Sukses selalu.... Selengkapnya

-Hamsia - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pulau Taliabu

Ase seije Seasean Pangan Lokal Yes... Selengkapnya

-Ibu Sardania - PKK Kabupaten Kaur

MWA untuk pangan lokal, sukses!!!... Selengkapnya

-Edi - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Teluk Wondama, Papua

Terima kasih kepada MWA yang telah memberikan ilmu / materi distribusi harga pangan dan cadangan pan... Selengkapnya

-Ibu Maida - Dinas Ketahanan Pangan kota Pekan baru

Facebook